catatan akhir tahun 2

on Wednesday, February 1, 2012

Oke..kegiatan ini mungkin akan jadi ritual gue tiap tahun: menulis catatan akhir tahun gue tiap tahun baru. Sekarang udah bulan februari sih jadi mungkin basi banget dan udah males nulisnya, tapi gue HARUS melakukannya. Karena? Gue harap beberapa tahun kemudian, gue yang sudah matang dan mapan bisa kembali bernostalgia dengan kehidupan masa muda gue yang (mungkin) unyu. Tadinya sih mau nulis sebelum 1 januari, tadinya sih mau nulis pake bahasa inggris dengan susunan kata yang lebih asik, tapi tadinya oh tadinya. Jadi ada apa di 2011? Kalo menurut gue yang cukup aktif di dunia per-twitter-an, 2011 itu tahunnya orang-orang galau, wabah ini merajalela terutama di tengah malam. Gimana dengan gue?

Januari: awal tahun yang kelabu. Hari pertama di tahun 2011 semestinya jadi anniversary gue sama si mantan yang kedua, tapi malah diputusin, wtf. Ngerasa sendirian, tapi untung banget pas malem tahun baruan diajak konvoy sama para lelaki temen SMA, NYE around Jakarta, BBQan cumi di pinggir jalan. Di bulan ini ada oprec organisasi IMTI (ikatan mahasiswa teknik industri) dan gue turut berkontribusi di bidang SIWA (kreasi mahasiswa) yang kerjaannya ngurusin bakat minat mahasiswa terutama di bidang olahraga dan seni. Pertama kali nyoba iceskating dan jatoh mulu tanpa malu terlihat bodoh. Di bulan ini juga nonton konser untuk pertama kalinya: secondhand serenade di bandung. Dan bulan ini gue dipenuhi amarah dan kebencian.

Februari: ada farewell cadets MBUI. Makrab TI yang performance bandnya waktu itu bikin galau, hahaha. Makrab IAIC di puncak yang alamnya seger banget bisa sejenak melupakan kesedihan. Melihat bintang di langit tengah malam sambil bakar sosis. Semakin hectic kulah karena ada laporan fisika dasar dan menggambar teknik yang pengerjaannya sangat menyita waktu. Konsolidasi bersama anak-anak gaul SIWA. Berkeringat dengan bermain futsal di jurusan. Menyebarkan gossip tentang m* dan s*.

Maret: basic training perdana setelah cadets. ngantri tiket avril 2,5 jam yang niatnya mau ngecalo tapi gak jadi. Semakin hectic, bingung ngatur waktu,  dan merasa butuh sehari lebih dari 24 jam *aseeek. Masih galau, mulai merasa kalo mantan punya pacar baru. Merasa gak nyaman sama semua keadaan. Coba daftar beasiswa PPA dan failed. IC summit, dan gagal bertemu pak B.J habibie, founding father of Insan Cendekia. Jadi PJ proker gowes bareng TI.

April: stress jadi PJ atletik TI untuk teknik cup, sibuk, susah, dan males mencari begitu banyak atlet-atlet. Ada konser Justin Bieber dan karena boomingnya itulah gue mulai ngelirik lagunya. Unjuk kebolehan di teknik cup dengan ikut berpartisipasi di cabang lompat jauh, lari 100m, dan estafet. Merasa gak becus menjadi PJ atletik. Dream theater meresmikan pengganti mike portnoy: mike mangini. Semi nge-date sama seorang junior, hahahaha. Melihat 7icons syuting go go girls dan berkeliaran di FTUI. Sempet kepengen ikutan audisi drummer brassband tapi kandas. Untuk pertama kalinya masuk dan shalat di istiqlal, hehe. Dari snare, pit, kemudian diberi kesempatan jadi jantungnya marching band: bass drum.

Mei: nonton konser avril lavigne setelah presentasi poster fisdas (pake acara cabut kelas), kesana dan dapet tempat benar-benar di paling belakang. Audisi TIMBC, jadi anak bass drum 2. SNMPTN dan mengurungkan niat pindah kampus, ternyata sampai saat ini gue masih di TIUI. Bioskop indonesia sepi karena film Hollywood gak beredar, gue pun jadi jarang2 ke bioskop.

Juni: mulai tertarik sama pria berumur 20++. Kembali punya kebiasaan aneh kayak waktu SMP: ngomong sendiri, nyalah2in diri sendiri. Merasa dunia tidak bisa diajak berkompromi. Nonton Djarum Indonesia Open. Ke paramore festival, melihat firework sebagai tribute to paramore yang indah banget (walaupun) di atas pantai (ancol). Harusnya libur tapi MB tidak libur sehingga mengisi waktu hari2 non latihan dengan jalan2 dan menghabiskan uang. Untuk pertama kalinya nonton gulat, langsung di arena. Shock mendengar kabar kalo temen SMP gue yang dulu lumayan deket ternyata udah mau nikah, sayang banget gabisa dateng.

Juli: pre-team building perkusi dengan ber-karaoke. Final futsal tim perawan kampus di BTC (back to campus) dan menang. Merasa ada hubungan yang makin intens antara seseorang dan seseorang. Ulang tahun terbanyak ngeluarin duit, traktir nozoJak, es tebu cheesecake (backsound beatbox) buat perkusi, dan kue2 lain buat pasukan. Semakin enjoy di bassdrum setelah sebelumnya ber-nomaden dari snare dan pit. Team building perkusi till drop, keasikan main kartu, dan tidur dengan serampangan.

Agustus: jadi helper pasukan MBUI untuk perform di istana Negara dalam rangka hari kemerdekaan RI. Akhirnya liat SBY gak Cuma dari tv. Nonton konser ter-mau-mati: paramore. Buka bareng IAIC dan kedatangan teman dari jerman yang berbagi cerita. Untuk pertama kalinya menggelindingkan BD. Ikut rangking 1 di transtv dan gugur di babak praktikum

September: display UKM untuk OKKUI dengan keadaan bassdrum Cuma ber-4, awarded banget waktu madah bahana selesai tampil maba2 bilang “yaaaahhh…” (semacem we want more atau one more song kalo di konser2). Penampilan gathering Toyota dan ada ST12 (ahaha).  Ganti provider karena sudah muak dengan kependingan. Melewatkan konser westlife, boyband favorit gue pas SD. Kehilangan jaket TI 2010 ketinggalan entah dimana.

Oktober: kemalingan laptop di kosan. Athlete in charge liga jurusan yang main berbagai macam cabang dari futsal, basket, voli, bulu tangkis, dan pastinya atletik. Jadi PJ tenis. Semakin hitam karena dijemur di lapangan hockey tiap weekend. Liat lomba band UIFest 2011 dan kepengen jadi panitia tahun depan. Beli laptop dengan spec tinggi dan modem dengan koneksi lancar jaya.

November: ketinggalan pesawat dan mesti beli tiket baru pake duit sendiri (ludeslah tabungan gue). NAC pertama kali, tapi mesti telat karena turut berkontribusi mewakili fakultas teknik di ajang olimpiade UI untuk cabang 400m, karena dapet emas pas liga jurusan. NAC membuat gue banyak tertawa, dan meningkatkan sense of belonging gue pada MBUI. Melewatkan konser duo gitaris favorit: depapepe

Desember: punya nama baru untuk bassdrum: jambul khatulistiwa. Teknik juara umum olimpiade UI dan sayang ga dateng malam apresiasi atlet teknik. PJ publikasi roadshow IAIC yang berhasil membopong alumni2 untuk datang, walhasil malah keramean sama alumni. Sayang gabisa dateng ke acara malemnya karena ikut NAC di pusgiwa. Nyusul ke ic berharap dapet ketemu alumni2 ternyata sampe ic baru setengah 12 malem. Mulai clbk sama orang gara-gara what’s app-an bertanya2 soal sesuatu yang emang di bidangnya, dan ada seseorang yang gebetannya punya nama yang sama. Menjadi saksi peresmian studio band UI dan mengiringi sang rektor bernyanyi secara eksklusif. Nonton GPMB, udah ngajak2 orang biar bisa nonton gpmb bareng tapi orangnya gamau akhirnya ujung2nya sama anak MBUI lagi. Ke bandung dan berharap secara tidak sengaja ketemu orang, tapi ternyata enggak. Tahun baruan sama tante, om, dan babynya. Tidak galau lagi dengan mengingat tahun baru 3 tahun yang lalu.

Overall 2011 itu tahun yang apa ya? Gatau lah, gue gak punya istilah untuk menggambarkannya. Yang jelas, tahun 2012 harus jadi tahun move on dari segala kegalauan (ini bukan Cuma perihal masalah hati), kegelisahan, dan keraguan-raguan yang sudah terjadi di tahun 2011 J

0 comments:

Post a Comment